Home / Berita / Journativist

Selasa, 5 Oktober 2021 - 10:26 WIB

Perwakilan Klab Edukator SMKAA dalam Pelatihan Pemanduan Disbudpar Kota Bandung

JT – Pelatihan Pemandu Wisata Budaya (Cagar Budaya: Museum) dalam rangka mengembangkan pariwisata, pembinaan mitra pariwisata dan peningkat kualitas sumber daya manusia pariwisata di Kota Bandung yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung telah terlaksana selama 3 hari dari tanggal 28-30 September 2021 di éL Hotel Royale Bandung.

Dengan jumlah peserta sebanyak 40 orang. Peserta terdiri dari berbagai komunitas budaya/pelestari cagar budaya, konsultan tur, juru bicara situs, anggota DPC HPI (Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Pramuwisata Indonesia) kota Bandung, hingga edukator museum. SMKAA sebagai salah satu komunitas di Museum KAA juga turut serta dalam pelatihan ini. Sebagai perwakilannya, SMKAA mengirimkan satu anggota dari klab edukator museum.

baca juga  International Students Gathering : Public Diplomacy and The Youth

Khonsa Azzahra merupakan anggota klab Edukator SMKAA angkatan 2020 yang diberikan kesempatan untuk menjadi peserta dalam pelatihan pemandu wisata tahun ini. Dengan latar belakang mahasiswa jurusan Sejarah Peradaban Islam di UIN Bandung, Khonsa tak mungkin akan melewatkan kesempatan menjadi salah satu peserta dalam pelatihan pemandu wisata mewakili SMKAA.

Khonsa bersama peserta lainnya mengunjungi Taman Tegalega Bandung

Selama 3 hari, banyak ilmu yang didapatkan Khonsa di pelatihan pemanduan, “Banyak hal baru yang didapat, diantaranya tentang ilmu bagaimana kita harus bisa menginterpretasikan suatu informasi ketika memandu dengan semanarik mungkin, kemudian bisa mencoba bagaimana memandu di dalam bus, dan menyusuri beberapa tempat sejarah di kota Bandung. Selain itu, pelatihan ini juga menghasilkan terbentuknya sifat lebih percaya diri dan berani,” ungkapnya.

baca juga  300 Peserta Hadir dalam Technical Meeting Bandung Historical Study Games 2021

Lebih lanjut Khonsa menyebutkan bahwa menjadi guide bukanlah hal yang mudah. Seorang tour guide atau pemandu harus bisa menyampaikan informasi dengan pembawaan yang ramah, menyenangkan dan mengasyikan supaya tour wisata tidak berlangsung monoton dan membosankan. 

Sebagai perwakilan dari klab Edukator SMKAA, Khonsa mengatakan bahwa kedepannya klab Edukator juga akan menyelenggarakan kelas pembekalan pemanduan dan akan diadakannya tur kawasan atau pelatihan outing untuk para anggota klab edukator supaya mereka bisa secara langsung praktik dan mengaplikasikan teori yang sudah didapatkan melalui kelas setiap minggunya. (JT/Zaky)

Share :

Baca Juga

Berita

Bakti Sosial Donor Darah bersama Museum Konperensi Asia Afrika

Berita

Mukadimah SMKAA 2021: Nationalism in The Soul SMKAA

Berita

Diskusi “Protection of Indonesian Citizen Abroad: The Other Side of Indonesian Diplomacy” Bersama Sekdilu Angkatan 41 Kementrian Luar Negeri RI

Berita

Mengenal Bandung Bersama BHSG 2019

Berita

Pembukaan BLAA ‘Bulan Literasi Asia Afrika’ 2021

Berita

Night at the Museum: H. Agus Salim dan Diplomasi Perjuangan

Berita

Jelajah Malam Museum KAA: Kisah Bendera

Berita

‘Museum untuk Semua’ MKAA Terbitkan The Bandung Connection dalam Bentuk Braille