Home / Opini

Minggu, 30 April 2023 - 18:00 WIB

Memperingati 68 Tahun Konferensi Asia Afrika dengan Semangat ‘Road to 2025’ bersama Sahabat Museum Konperensi Asia Afrika: Menuju Solidaritas dan Kepemimpinan yang Lebih Kuat di Asia-Afrika

Sebagian anggota SMKAA hadir memeriahkan peringatan 68 tahun KAA, Selasa (18/04/2023) Foto: SMKAA

JT-Sahabat Museum Konperensi Asia Afrika (SMKAA) turut serta dalam peringatan Konferensi Asia Afrika yang ke-68 pada  17, 18, dan 30 April 2023. 

Rangkaian puncak peringatan ini diselenggarakan oleh Museum Konperensi Asia Afrika. Kemudian, SMKAA berperan membantu dalam persiapan dan penugasan melalui kepanitiaan untuk mensukseskan seluruh rangkaian acara ini.

Acara Jamuan Teh Petang yang dihadiri oleh perwakilan Kedutaan Besar negara-negara Konferensi Asia-Afrika, saksi sejarah, dan rekan-rekan komunitas dan sejumlah media pada, Senin (17/04/2023).

Selain acara jamuan tersebut, terdapat juga sambutan dari Duta Besar Srilanka Jayanath Colombage dan Perwakilan saksi sejarah seperti Inen Rusnan dan Abah Landung. Acara tersebut juga dihadiri oleh Wardiman Djojonegoro, Mendikbud pada era Orde Baru serta Kepala Biro Pemerintah dan Otonomi Daerah Provinsi Jawa Barat Yulia Dewita.

Puncak acara peringatan Konferensi Asia-Afrika ke- 68 tahun dengan diadakannya acara pengibaran 109 bendera Negara Peserta KTT Konferensi Asia-Afrika dan bendera PBB di Jalan Sukarno dan Selasar Museum KAA. Sebelum pengibaran berlangsung, para perwakilan kedutaan besar negara-negara Konferensi Asia Afrika,  yaitu Sri Lanka,  Nigeria,  Irak,  Arab Saudi, Thailand, Malaysia, India  dan lain-lain guna melakukan Bandung Walk atau langkah kaki bersejarah seperti yang dilaksanakan pada 18 April 1955 silam bedanya kali ini para tamu tidak langsung masuk ke Gedung Merdeka dari Savoy Homann melainkan  di mana para perwakilan tersebut berjalan kurang lebih 100 meter dari Hotel Savoy Homann ke Jalan Sukarno, baru kemudian masuk ke Aula Gedung Merdeka, Selasa (18/04/2023).

baca juga  Acara Penutupan Peringatan 67 Tahun KAA: Revitilisasi Semangat Pasca Pandemi

Tempat acara pengibaran bendera tersebut berlangsung. Kehadiran para duta besar menambah semarak peringatan dan menunjukkan pentingnya Konferensi Asia Afrika bagi hubungan internasional.

Penutupan peringatan Konferensi Asia-Afrika ke-68 tahun ini diadakan pada, Minggu (30/042023) dengan adanya acara penurunan bendera 109 Negara Peserta KTT Konferensi Asia-Afrika dan Bendera PBB. 

Acara ini dihadiri oleh Kwarcab Kota Bandung yang juga ditugaskan sebagai petugas pengibar dan penurunan bendera, dan disaksikan oleh masyarakat umum yang ingin mengetahui lebih jauh tentang Konferensi Asia Afrika dan artinya bagi bangsa Indonesia serta negara-negara peserta Konferensi tersebut.

baca juga  Pembukaan BLAA 'Bulan Literasi Asia Afrika' 2021

Dalam kesempatan ini, SMKAA berharap bahwa peringatan ini dapat menjadi momentum untuk membangkitkan semangat persatuan dan kerja sama antar negara-negara Asia dan Afrika. 

SMKAA juga berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan-kegiatan yang mempromosikan nilai-nilai persahabatan dan kerja sama yang dianut oleh Konferensi Asia Afrika, agar semangat tersebut dapat diwariskan kepada generasi muda yang akan datang.

Sebagai komunitas  yang berdedikasi untuk melestarikan sejarah dan budaya Indonesia di lingkup Konferensi Asia Afrika, SMKAA berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan Museum Konperensi Asia Afrika dan masyarakat  untuk memperkuat peran museum sebagai pusat kegiatan pendidikan dan budaya, serta menjaga warisan budaya Indonesia. SMKAA juga mengajak masyarakat untuk mengunjungi Museum Konperensi Asia Afrika dan ikut serta dalam upaya melestarikan sejarah dan budaya Indonesia.

Penulis: Luqman Hakim (Klab Sahabit)

Editor  : JT/ Cahnia Cendi & Muhamad Iqbal Al Hilal

Share :

Baca Juga

Opini

Life Hack : Tips Belajar Sejarah yang Menyenangkan