Home / Berita / Journativist

Sabtu, 5 Juni 2021 - 20:30 WIB

Bandung Historical Study Games 2021: A Virtual Tour Museum Challenge

JT – Dilaksanakan pada Sabtu, 5 Juni 2021, kegiatan BHSG (Bandung Historical Study Games) dengan tema Humanity and Solidarity telah sukses diselenggarakan meskipun secara virtual. Berbeda dengan tahun sebelumnya, BHSG tahun ini dilaksanakan secara online demi mencegah kerumunan dan penularan Covid-19. Meskipun secara online, kegiatan BHSG tetap disambut meriah dengan antusias dari para peserta. Tahun ini, peserta BHSG mencapai 300 orang dengan usia 15-55 tahun yang tersebar dari berbagai daerah di Indonesia. Dengan tema yang diusung, diharapkan kegiatan ini mampu membawa pesan yang mengutamakan nilai kemanusiaan dan bersolidaritas dalam menghadapi masa pandemi.

BHSG merupakan kegiatan pembelajaran sejarah yang dikemas dalam bentuk fun learning. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan BHSG adalah menyebarkan nilai-nilai perjuangan, solidaritas, dan tentunya mengenai nilai Konferensi Asia Afrika. Dalam kegiatan tersebut, para peserta akan mengunjungi setiap virtual museum yang telah disediakan dan harus menyelesaikan misi dengan durasi 30 menit.  

baca juga  Bakti Sosial Donor Darah bersama Museum Konperensi Asia Afrika

Firas ketua pelaksana BHSG 2021 menyebutkan ada sekitar 5 virtual museum yang disediakan, yaitu Museum Kepresidenan, Museum Maritim, Museum Sribaduga, Museum KAA, dan Museum Nasional.

Kepala Museum Konperensi Asia Afrika, Dahlia Kusuma Dewi menegaskan bahwa kegiatan BHSG memiliki manfaat yang sangat besar serta dapat merangkul masyarakat dari berbagai kalangan sehingga memberikan nilai kebersamaan dan nilai kesetaraan.

Sambutan diberikan oleh Kepala Museum Konperensi Asia Afrika, Dahlia Kusuma Dewi pada acara BHSG 2021.

“BHSG ini bagi saya merupakan kegiatan yang sangat menarik, bagaimana belajar sejarah dengan cara yang menyenangkan dan juga banyak nilai-nilai yang bisa diambil.Karena metode belajarnya yang berkelompok sehingga disitu kita bisa belajar bekerja sama dan membantu satu sama lain. Selain itu BHSG ini merangkul publik yang seluas-luasnya bahkan dari segala usia dan juga dari masyarakat disabilitas pun bisa ikut serta dalam kegiatan BHSG. Sehingga terdapat nilai kesetaraan, kebersamaan, dan saling menghargai satu sama lain.” ungkapnya.

baca juga  Jamuan Teh Petang Bersama Saksi Sejarah KAA 1955: Muhammad Yamin

Selain menyelesaikan berbagai misi virtual, peserta juga dihibur oleh penampilan dari grup musik Arumba yang turut memeriahkan rangkaian kegiatan BHSG 2021. Hendra, pelatih Arumba mengungkapkan mereka mempersiapkan penampilan dengan semaksimal mungkin agar peserta tetap terhibur meskipun kegiatan diadakan secara virtual.

Grup musik Arumba ikut memeriahkan acara BHSG 2021.

“Sangat menyenangkan mengikuti BHSG tahun ini rasanya nyesel kenapa tidak mengikuti sejak SMA. Pesannya semoga kedepannya BHSG terus ada dan terus berinovasi” ujar Lutfi, salah satu peserta yang berasal dari kabupaten Bandung.

Ketua pelaksana BHSG 2021, Firas menegaskan bahwa acara BHSG ini mendapat dukungan penuh baik dari MKAA dan SMKAA sehingga BHSG 2021 dapat terlaksana dengan lancar dan sukses. (JT/Raihan, Alisita) 

Share :

Baca Juga

Berita

Pembukaan BLAA ‘Bulan Literasi Asia Afrika’ 2021

Berita

Memperingati 66 Tahun Konferensi Asia Afrika, Museum Konperensi Asia Afrika Hadirkan Logo Bertema Humanity & Solidarity

Berita

Bedah Buku: Tadarus The Bandung Connection

Berita

Night at the Museum: H. Agus Salim dan Diplomasi Perjuangan

Berita

Jamuan Teh Petang Bersama Saksi Sejarah KAA 1955: Muhammad Yamin

Berita

Mukadimah SMKAA 2021: Nationalism in The Soul SMKAA

Berita

Soft Launching Video Dokumenter 4 Dekade Museum KAA, Buku Braille dan Buku Bicara The Bandung Connection Pada Peringatan 66 Tahun KAA Sekaligus Milangkala ke-41 Tahun MKAA

Berita

Diskusi “Protection of Indonesian Citizen Abroad: The Other Side of Indonesian Diplomacy” Bersama Sekdilu Angkatan 41 Kementrian Luar Negeri RI