Home / Berita

Sabtu, 23 Juli 2022 - 16:00 WIB

Konser Sahabat MKAA, Peluncuran Komik dan Maskot Baru MKAA

pin up

Anak – Anak dan Penyandang Disabilitas di sekitar Bandung Raya menghadiri Konser Sahabat Museum Konperensi Asia Afrika yang diselenggarakan pada hari Sabtu (23/7) di Gedung Utama Merdeka sebagai Puncak Peringatan 67 Tahun KAA serta 42 Tahun MKAA sekaligus ajang Hari Anak Nasional yang dimeriahkan oleh beberapa penampilan menarik dari Guriang, Arumba Awi, Tifal Band, dan beberapa penampil lainnya.

Foto bersama (Konser Sahabat MKAA). Foto: Panitia Konser SMKAA

Konser yang diselenggarakan oleh Museum KAA bekerja sama dengan Sahabat MKAA ini mengusung tema “Art Speaks Louder Than Words”. Menurut Ilham sebagai Ketua Pelaksana, tema tersebut diambil sebagai wujud menyuarakan suara anak dalam negeri lebih lantang. Kegiatan ini dibuka dengan dipukulnya drum oleh Benny Bachtiar selaku Kepala Disparbud Jawa Barat dan Dahlia Kusuma Dewi selaku Kepala Museum KAA.

Salah satu acara yang menjadi inti dari rangkaian kegiatan konser ini ialah peluncuran komik dan maskot baru MKAA, yaitu Keluarga Abah Ambu (KAA) yang dipersembahkan oleh ATC Widyatama. Keluarga Abah Ambu diisi dengan empat karakter dengan deskripsi masing – masing dengan personifikasi keluarga bangsa Asia dan Afrika. Keempat karakter tersebut ialah Abah dengan kulit agak gelapnya dan Ambu dengan kulit terang yang mencerminkan perbedaan lahir bangsa Asia dan Afrika, namun dengan segenap perbedaannya, Abah dan Ambu menyatu dalam suatu keluarga bahagia beserta kedua cucunya, yaitu Ujang dan Eneng yang senang belajar dan cinta akan sejarah.

baca juga  Pasca 2 Tahun Pandemi, Museum Konperensi Asia-Afrika: Kembali Gelar “Jelajah Malam di Museum Dengan Tema Sutan Sjahrir Arsitek Diplomasi Perjuangan "

Secara umum, gambaran Keluarga Abah Ambu adalah representasi dari semangat kekeluargaan, kebersamaan, kehidupan dari generasi ke generasi, yang mana melalui semangat kekeluargaan itu, maka nilai-nilai luhur yang dianut oleh generasi masa lalu, dapat terus dilestarikan hingga generasi mendatang. Karakter-karakter inilah yang kemudian menjadi tokoh utama dalam Komik yang diluncurkan pihak Museum KAA dan Sahabat MKAA. Komik ini sementara waktu hanya bisa diakses di Perpustakaan Museum KAA yang kemudian akan dijual kepada khalayak oleh Sahabat MKAA.

baca juga  Upacara Penurunan Bendera KAA dan Bendera PBB

Menariknya, Tifal Band yang merupakan salah satu grup musik dengan beranggotakan penyandang disabilitas asal ATC Universitas Widyatama turut hadir dan meramaikan penampilan pada konser ini. Meskipun dalam keterbatasan, mereka bisa mengalunkan musik secara baik dan mendapatkan respon yang meriah dari penonton. Menurut Reza selaku Humas ATC Widyatama, mereka berlatih dalam pengawas ahli seperti psikolog, pelatih dan peran penting orang tua sebagai support system yang kuat sehingga bakat mereka bisa tersalur dengan baik. Bahkan mereka memiliki lagu terbaru dan telah melaksanakan konser di 5 titik di Kota Bandung.

Kegiatan ini mendapat antusias cukup meriah dari masyarakat, terbukti dengan banyaknya anak – anak serta para orang tua yang hadir menyaksikan. Bahkan menurut mereka, acara tersebut sangatlah bagus sebagai ajang memperkenalkan sejarah Konperensi Asia Afrika dan juga untuk menikmati karya seni yang disajikan secara langsung.

Penulis: JT/ Indri dan Zaki

Editor: Natasya Septiani

Share :

Baca Juga

Berita

Perwakilan Klab Edukator SMKAA dalam Pelatihan Pemanduan Disbudpar Kota Bandung

Berita

Penyelenggaraan Asian African Friendship Day: International Students Gathering 2022

Berita

Museum Konperensi Asia-Afrika Lakukan Upacara Sambut 77 tahun Kemerdekaan Indonesia di Situs Penjara Banceuy

Berita

Pembukaan BLAA ‘Bulan Literasi Asia Afrika’ 2021

Berita

International Students Gathering : Public Diplomacy and The Youth

Berita

Tadarus Buku “The Bandung Connection” Bersama Anggota Baru SMKAA

Berita

Bandung Historical Study Games 2022: Think Globally, Act Locally

Berita

Fellowship SMKAA 2023 Usung Tema Utilizing Potential in Diversity